Bawa Keunggulan untuk Indonesia, Gregoria Sukses Redam Emosi

JAKARTA, CNN Indonesia —

Pemain tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengaku mampu mengendalikan emosi usai mengalahkan Sim Yu-jin di semifinal Piala Uber 2024, Sabtu (4/5).

Pemain berusia 24 tahun itu menjadi juara pertama dan sukses mengalahkan wakil Korea Selatan itu dalam dua gim berturut-turut, 21-15, 21-13. Gregoria mendominasi sebagian besar pertandingan.

Hari ini Ahn Se-young tidak datang, jadi ada susunan pemain yang tidak terduga dari Korea, jadi saya memberanikan diri untuk mempersiapkannya. Saya mencoba untuk rileks, dan meskipun terakhir kali saya kalah dari Sim Yu-jin, saya melihat peluang untuk mengambil satu poin. “Saya kendalikan emosi saja dan tidak mau terlalu heboh,” kata Gregoria dalam keterangan resmi PBSI, Sabtu (5 April).

Kemenangan Gregoria membawa harapan bagi wakil Merah Putih yang bersaing menuju final. Ia berharap Indonesia melaju ke putaran final Piala Uber 2024.

Ia berkata, “Hanya ada peluang untuk mencapai final, dan saya yakin tim ini akan melakukan yang terbaik. Setelah itu, saya akan mendukung mereka sepenuhnya.”

Gregoria pun mengungkapkan rasa bangganya dengan turut serta membantu Indonesia melaju ke babak semifinal Piala Uber untuk pertama kalinya dalam 14 tahun. Ia menilai tim bulu tangkis putri Indonesia diremehkan pada Piala Uber baru-baru ini.

Selama 14 tahun terakhir, Piala Uber didominasi oleh Tiongkok dan memenangkan empat gelar. Sedangkan Korea dan Jepang masing-masing punya satu trofi.

“Saya menangis kegirangan dan terharu saat Esther menang kemarin. Kami sudah empat kali ke Piala Uber dan tahun ini akhirnya mencapai semifinal. ” dia berkata

Ditambah lagi, kemenangan terakhir saya kemarin adalah di tunggal putri yang merupakan divisi saya. Saya tidak menyangka bisa menang 3-0 melawan Thailand. Saya salut dengan Kak Apri, Fadia, dan Ester atas penampilan mereka. Bangga bisa bergabung dengan tim Uber. tahun ini,” tambahnya.

(Minggu/Juni)