Hari Tari Sedunia, Google Doodle Rayakan Lewat Tari Rangkuk Alu

Jakarta, CNN Indonesia —

Tari Rangkuk Alu, tarian tradisional Indonesia yang menggunakan tali bambu, muncul di Google Penelusuran atau Google Doodle.

Google sendiri tidak menjelaskan mengapa tarian ini dipilih sebagai Google Doodle. Yang jelas hari ini, 29 April, adalah Hari Tari Sedunia.

Hari Tari Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 1982 oleh Komite Institut Teater Internasional (ITI). Tujuannya adalah untuk menyebarkan seni tari ke seluruh dunia agar setiap orang mengetahui nilai seninya.

Google menjelaskan, Tari Rangkuk Alu merupakan salah satu gaya tarian yang berasal dari permainan tradisional Rangkuk Alu di Mangaraja, Indonesia, yang melibatkan manuver dengan menggerakkan salib bambu.

Tarian ini biasanya ditampilkan saat bulan purnama setelah panen dan merupakan cara menarik bagi masyarakat untuk terhubung dengan budayanya.

Google mengatakan tarian Rangkuk Alu yang diikuti oleh semua usia ini berasal dari permainan tradisional yang dikenal dengan nama Rankuk Alu, Ranku Alu atau Rangkuk alu.

Tongkat bambu disusun dalam kotak di tanah dan sementara beberapa pemain menggerakkan tongkat dalam ritme yang terus menerus, yang lain melakukan pola yang rumit untuk menghindari bambu.

Permainan ini berkembang menjadi tarian karena masyarakat melihat kesamaan antara ritme melompat dan ritme menari.

Para pemula bergerak dalam pola yang sederhana, sedangkan penari berpengalaman menavigasi lebih banyak bambu, bergerak ke berbagai arah, bermanuver di sekitar tepi dan tengah bambu.

Alat musik seperti kendang dan gambang terkadang mengiringi irama batang bambu. Penari boleh mengenakan rok panjang, hiasan kepala, atau melambaikan ujung selendang saat menaiki bambu.

Perlu konsentrasi untuk menghindari jepitan bambu tersebut. Pemain akan menggunakan permainan ini untuk melatih ketangkasan, keseimbangan dan koordinasi.

Masyarakat suku Manggarai juga menemukan nilai-nilai spiritual dan filosofis dalam tarian ini. Masyarakat yang ikut serta membantu melestarikan kekayaan budaya tari Rangkuk Alu, kata Google dalam keterangannya.

(tim/busur)