AGCscript : Penyedia konsumsi pastikan makanan Peparnas 2024 baik dan bersih

Solo (Antara) – Pemasok makanan bagi tenaga pendukung Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) 2024 memastikan makanan yang disiapkan dalam kondisi baik dan bersih.

“Makanan kami siapkan dalam kemasan yang baik dan kami tutup dengan stiker agar tidak terkontaminasi, sehingga jika makanan tersebut dikonsumsi dalam keadaan stiker terbuka, kemungkinan besar akan rusak,” kata Egil Fitono, Direktur Operasional PT Dara Boga Samara, Jawa Tengah. . Sabtu .

Agil mengatakan, seluruh bahan yang diolah untuk menyiapkan santapan para tenaga pendukung Peparnas 2024 didatangkan dari pemasok terpercaya di Solo dan sekitarnya.

Inilah para pelaku UKM yang terlibat dalam penyiapan makanan.

Kemudian semua bahan dimasak di tempat yang bersih. Salah satu dapur yang digunakan terletak di SMKN 4 Surakarta.

Sementara itu, tempat pengemasan makanan di Desa Baturan, Karanganiyar, mendapat perhatian rutin dari pihak kecamatan setempat yang setiap hari membersihkannya.

“Sampah dikumpulkan di sini setiap hari. Terlihat tidak ada sampah di sini,” kata Agil.

Tenaga penunjang gizi juga diawasi oleh dokter gizi yang mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) dari Bandung.

Menurut Agil, meski bukan untuk atlet, kualitas asupan nutrisi tetap harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi performanya.

“Setiap makanan ada nilai kalorinya, dan sejauh ini semuanya telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu,” ujarnya.

Setiap harinya selama Peparnas 2024, PT Dara Boga Samara menyerahkan lebih dari 16.000 kotak sembako kepada petugas pendukung Peparnas 2024 di seluruh arena perlombaan.

Perusahaan juga menjamin menu yang disiapkan selama Peparnas 2024 akan berbeda-beda sesuai kesepakatan dengan Panitia Besar Peparnas 2024.

“Menunya variatif, ada lauk ayam, ikan, atau daging. Ada juga olahan tambahan, seperti udang kita buat ebi furai dan lain-lain sehingga menggugah selera. Kami selalu berusaha menyajikannya dengan sayuran seperti pisang, jeruk, dan pir. . Ada risiko pembusukan buah.